James Derulo's

Portfolio

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan        : SMA/MA
Mata Pelajaran             : Fisika
Kelas/Semester            : X/11
Alokasi Waktu             : 2 X 45 menit

STANDAR KOMPETENSI    
·        Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi
KOMPETENSI DASAR        
·        Menggunakan alat ukur listrik.
·        Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari – hari.

LEMBAR KEGIATAN SISWA
SEKOLAH MENENGAH ATAS

STANDAR  KOMPETENSI :
·         Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi
KOMPETENSI DASAR :
·         Menggunakan alat ukur listrik.
·         Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari – hari.

MUATAN LISTRIK
Listrik adalah sebuah bentuk energi. Pemahaman tentang listrik dimulai dengan pemahaman tentang muatan listrik, yaitu bagian dari atom yang disebut dengan proton dan elektron. Benda dapat dikatakan bermuatan listrik jika jumlah muatan positif ( proton ) dan muatan negatif (elektron ) tidak seimbang. Benda dikatakan bermuatan negatif jika pada benda tersebut kelebihan elektron ( jumlah muatan elektron lebih banyak dari jumlah muatan proton ). Sedangkan benda bermuatan positif jika pada benda tersebut kekurangan jumlah elektron ( jumlah muatan elektron lebih sedikit dari jumlah muatan proton ).  

TUGAS MEDIA PEMBELAJARAN
ARTIKEL
PENGERTIAN PAKEM, PAIKEM
DAN PAIKEM GEMBROT
Description: UNNES warna.jpg


OLEH
PRASETIYA KENCANA
4201409032
PEND. FISIKA



UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

A.    PENGERTIAN PAKEM
PAKEM adalah Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Dengan pengertian masing – masing sebagi berikut :
1.      Pembelajaran Aktif
Secara harfiah active artinya: ”in the habit of doing things, energetic” (Hornby, 1994:1       2), artinya terbiasa berbuat segala hal dengan menggunakan segala daya.  Pembelajaran yang aktif berarti pembelajaran yang memerlukan keaktifan  semua siswa dan guru secara fisik, mental, emosional, bahkan moral dan spiritual. Guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, membangun gagasan, dan melakukan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman langsung, sehingga belajar merupakan proses aktif siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri. Dengan demikian, siswa didorong untuk  bertanggung jawab terhaap proses belajarnya sendiri.